Selamat Datang di Toko Online Kami "NORTON BALI COMPUTER & SMARTPHONE" Sales - Service - Accesories MURAH - DEKAT - LENGKAP
Beranda » Artikel Terbaru » Cara mengatasi pencurian data pribadi yang sering terjadi

Cara mengatasi pencurian data pribadi yang sering terjadi

Diposting pada 18 Juni 2021 oleh Raka Darmadi | Dilihat: 89 kali

Di zaman serba online semuanya serba mudah dan cepat. kamu Ingin beli barang yang ada di luar negeri cukup belanja via online. Praktis tinggal buka aplikasi belanja e-commerce, daftar lalu isi data diri kamu dengan lengkap seperti nama, alamat email, nomor ponsel, dan selesai. Dalam hitungan menit, di sini kamu sudah bisa langsung belanja barang yang diinginkan.

Soal pembayaran, kamu tak perlu pusing karena ada banyak opsi pilihannya, mulai dari menggunakan kartu kredit, kartu debit, transfer bank via internet/mobile banking, hingga melalui dompet digital perusahaan pembayaran yang bekerjasama dengan e-commerce tersebut nah sangat memudahkan bukan.

Hanya saja, dibalik semua kemudahan kamu bertansaksi dan belanja online saat ini, ada juga lho hal yang perlu di waspadai yaitu pencurian data pribadi. Sebetulnya, mendengar hal ini saja bikin ngeri! Tapi kamu tak perlu khawatir sebab ada cara praktis yang bisa dilakukan agar tak kamu tak menjadi korban para penjahat siber (oknum hacker) yang makin meresahkan.

Dalam hal ini mungkin kamu wajib harus bisa menjaga kerahasiaan data-data pribadi dengan baik ketika beraktivitas online. Bisa dibilang hal ini tidak mudah dilakukan bagi pengguna internet aktif dimana ada banyak aktivitas yang dilakukan. Misalnya, berselancar informasi, akses sosial media, menonton streaming video dengan berderet link tautan iklan, hingga mengunduh gambar/video menggunakan sumber ilegal. (tidak resmi)

Alhasil, tanpa kamu sadari ada banyak ancaman virus/malware yang bisa menyerang seketika dan mencuri data-data pribadi kamu yang tersimpan di ponsel pintar/tablet/laptop/PC . Lalu bagaimana solusinya dan apa saja yang termasuk dalam data pribadi yang wajib dijaga? yuk simak hal-hal ter penting yang  wajib kamu lakukan di bawah ini

Pertama Kamu wajib tau Apa itu Data Pribadi?

Secara umum, data pribadi adalah informasi milik perseorangan yang juga digunakan sebagai identitas individu tersebut.

Data pribadi ini bersifat pribadi dan tidak boleh disebarluaskan tanpa izin si pemilik informasi karena bisa disalahgunakan oleh oknum tak bertanggungjawab.

Cara Melindungi Data-Data Pribadi 

  • Hindari menyimpan username dan password akun-akun penting secara otomatis

Semua akun online yang kamu anggap penting seperti akun belanja e-commerce, dompet digital, internet bankingemail hingga sosial media.

Pastikan kamu menggunakan kata sandi / password yang sulit ditebak dan menggunakan password berbeda-beda pada setiap akun digital yang kamu gunakan. Jangan lupa, aktifkan juga 2 tahap verifikasi pada aplikasi tersebut agar keamanannya lebih terjaga.

  • Jangan sembarangan klik tautan atau lampiran iklan pop-up yang sering muncul ketika Anda berselancar maupun menonton.

kamu wajib Ingat! virus siber banyak terselip di dalamnya, bahkan populer modus kejahatan siber dengan cara membuat tautan yang mirip dengan website suatu bank atau perusahaan besar seperti listrik, pajak yang dipastikan bisa mengecoh dan menipu kamu yang mungkin masih sangat awam jadi ingat waspada selalu.

  • Jangan pernah membagikan informasi pribadi (password /PIN/ kode OTP/ CVV ) kepada siapa pun.

Informasi yang sifatnya rahasia harus kamu lindungi secara ketat. Kamu harus paham agar tidak terjebak penipuan dengan modus sederhana seperti meminta kamu mengirimkan password ataupun kode OTP kamu hmm sangat membahayakan lho.

Catatan, sebaiknya kamu menggunakan kata sandi yang unik dan kuat dengan kombinasi campuran huruf, angka, simbol huruf besar dan kecil. Usahakan selalu gunakan kata sandi yang berbeda-beda antara akun satu dengan yang lainnya walaupun itu sangat rumit bagi kamu tapi demi keamanan wajib di lakukan ya.

dan Jangan lupa juga untuk aktif dalam mengganti kata sandi/PIN akun banking dan akun digital lainnya secara berkala, idealnya 6 bulan sekali demi menjaga keamanan kamu.

  • Tidak unggah, share atau posting data pribadi ke media sosial.

Nah ini sangat krusial sekali jangan pernah dengan sengaja mengunggah foto KTP, KK, NPWP, SIM atau identitas lainnya di sosial media kamu. Hal ini bisa mengundang tindak kejahatan siber oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Berhati-hatilah dan jangan sembarangan mengunggah data pribadi di platform media sosial kamu.

Hindari juga share informasi identitas data pribadi di kolom komentar di berbagai platform sosial media (Facebook, Instagram, TikTok, Twitter, dst), website dan aplikasi yang tidak resmi atau tidak kamu kenali. Jika sudah terlanjur dan kamu tidak tahu sebelumnya, maka segera hapus postingan tersebut.

  • Hati-hati dengan telpon dari nomor tak Anda kenal maupun informasi via e-mail dan SMS tentang undian berhadiah.

Waspadalah sebab modus penipuan lawas ini cukup marak, ada baiknya kamu tak mudah tergoda dengan iming-iming hadiah besar yang tidak jelas. Pastikan dobel cek alamat email yang kamu terima. Ingat banyak modus penipuan pencurian data (Phishing) berasal dari email. jangan sembarang klik link nya ya

Jangan mudah percaya dan langsung men-klik link tautan di e-mail ataupun mengirim informasi data diri ke email yang kamu terima. Hindari menuliskan nama email/nomor HP ketika berselancar di dunia maya. Ingat, apabila tidak penting sebaiknya tidak perlu daftar/subscribe hal-hal tersebut karena data-data pribadi kamu hanya akan dijadikan target marketing, bahkan bisa jadi penipuan siber. hmm ngeri bukan

  • Verifikasi dan cek dengan teliti situs web. Cek link URL sebelum melakukan transaksi online.

Jangan menyepelekan hal kecil yang penting seperti sebelum login maupun transaksi pembayaran yang meminta kamu memasukkan informasi data pribadi perhatikan URL situs web tersebut apakah sudah dimulai dengan ‘https’, yang secara sederhana bisa diartikan web tersebut secure (aman).

  • Say No to Free VPN dan Waspadai Wifi Umum.

Nah ini Jangan sembarangan menggunakan VPN gratis untuk akses internet/mobil banking karena hal ini berisiko bagi keamanan transaksi online kamu lho.

Hindari juga menggunakan koneksi WiFi umum untuk transaksi elektronik maupun perbankan secara online sebab ada banyak kejahatan siber dan virus/malware berbahaya mengintai dibalik fasilitas umum dan gratis, Be Smart! brother & sister

  • Jangan lupa untuk rajin update semua perangkat lunak Anda di smartphone/tablet/PC.

Hal ini sangat penting sebab virus akan lebih mudah menyerang, menyusup ke dalam sistem ponsel/PC kamu dan bisa dengan mudah mencuri data pribadi kamu. Dengan adanya update pada sistem ponsel, komputer, maupun aplikasi maka sistem akan menjadi lebih kuat dan terbaharui sehingga menjadi lebih kuat terhadap serangan virus/malware makanya jangan males update pembaharuan sistem ya.

  • Hindari menginstal aplikasi selain dari Google Play Store atau iOS Apple. 

Kejahatan siber kini semakin canggih. Oleh sebab itu agar data-data pribadi kamu lebih aman dan terhindar dari pencurian, maka berhati-hatilah saat akan mengunduh aplikasi baru di ponsel pintar cermati dulu jangan langsung maen instal ya apa lagi dari platform yang belum ber lisensi sangat berbahaya.

  • Hindari login akun digital di komputer/ handphone orang lain. 

Nah, hal yang satu ini sebaiknya tidak dilakukan ya sebab kita tidak tahu apakah komputer atau handphone milik orang lain tersebut aman dari malware atau tidak. jadi sebisa mungkin di hindari ya, jika sudah terlanjur inget segera log out dari perangkat tersebut dan jangan memberikan akses menyimpan kata sandi secara otomatis.

  • Jangan lupa Log-Out atau Sign-Out setelah selesai aktifitas di akun digital. 

Hal ini penting ya, dan tidak boleh diremehkan. Misalnya, setelah kamu selesai transaksi mobile banking atau internet banking, pastikan kamu sudah log-out (keluar) demi keamanan data-data kamu sendiri.

  • Pastikan hapus aplikasi dan data atau unlink device di  gadget lama

Mau ganti smartphone atau laptop baru, boleh-boleh aja, tapi jangan lupa ya kamu wajib melakukan unlink device dulu dari gadget lama. Jangan meremehkan hal ini sebab ada banyak data pribadi yang tersimpan di dalam ponsel pintar ataupun laptop kamu. So, pastikan hapus aplikasi, hapus data-data pribadi, hapus history/riwayat pemakaian yang berkaitan dengan data pribadi maupun aktivitas perbankan / transaksi online dan lain sebagianya.

  • Selalu Waspada Saat Online

Ingat kejahatan siber akan selalu ada dan hadir dengan berbagai modus lama maupun baru. Akan lebih baik apabila kamu selalu waspada dan senantiasa melakukan yang terbaik untuk melindungi data-data pribadi. Jangan terlalu percaya atau tergiur dengan informasi berhadiah yang hanya berujung penipuan. Cermat saat beraktivitas online memang diperlukan agar kamu terhindar dari hal-hal yang merugikan dan Anda sesali di kemudian hari.

Pencurian identitas atau pencurian data ini bisa terjadi karena ketidaktahuan, ketidaksengajaan maupun kekhilafan ketika beraktivitas/berbelanja/bertransaksi di dunia maya. jadi mohon sangat ber hati hati ya.

Bagikan informasi tentang Cara mengatasi pencurian data pribadi yang sering terjadi kepada teman atau kerabat Anda.

Cara mengatasi pencurian data pribadi yang sering terjadi | Norton Bali Computer & SmartPhone

Komentar dinonaktifkan: Cara mengatasi pencurian data pribadi yang sering terjadi

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
OFF 14%
QUICK ORDER
RAM Laptop Vgen SODIMM DDR4 8GB PC-19200 / 2400MHz

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 1.200.000 Rp 1.400.000
Ready Stock / 0500140
Rp 1.200.000 Rp 1.400.000
Ready Stock / 0500140
Limited Edition
OFF 22%
QUICK ORDER
CPU Cooler DeepCool CASTLE 360EX RGB AIO Liquid Support Intel dan Amd

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 1.799.900 Rp 2.300.000
Ready Stock
QUICK ORDER
Headset Gaming Rexus Vonix F30 dengan led RGB dan free splitter

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 195.000
Ready Stock / 3100154
SIDEBAR